Round Eyed-Girl (part 1)
Genre : Romance
Cast(s) : Kim Kyu Jong And Kim Yoobin
Other(s) : SS501 and Wonder Girls Members
Author : Mrs. Kyuri
Kimono Hijau dan Pohon Sakura
“Dia
terlambat lagi! Pasti dia terlambat lagi.” kata seorang gadis kecil yang
memakai kimono hijau, berdiri sendiri di bawah rindangnya pohon sakura. Sebuah
boneka beruang putih berada dalam pelukannya. “Apa saja yang dia lakukan,
membuat temannya menunggu begini lama. Padahal ini hari terakhirku di kota yang
indah ini.” tambahnya dengan wajah murung menatap boneka beruang yang
dipeluknya.
“Ikki~
Ikki-chaaaaaaaaan~~!!” tiba-tiba terdengar suara teriakan seorang anak
laki-laki berlari menaiki anak tangga. “Sigh~ maafkan aku Ikki, aku terlambat.
Aku baru pulang dari berkebun dengan Pamanku.” ujarnya terengah-engah ketika
sampai di hadapan gadis berkimono hijau yang dipanggilnya Ikki itu.
Gadis
itu menatap temannya dengan kesal, bibirnya cemberut menandai suasana hatinya
yang buruk. “Gyn~ Kau sangat menyebalkan!! Tidak bisakah satu kali saja kau
tidak membuatku menunggumu lama?” tanyanya kesal dengan wajah galaknya. “Bahkan
di saat aku ingin mengucapkan salam perpisahan pun kau masih saja dating
terlambat.”
“Maaf,
sungguh maafkan aku. Aku hampir lupa dengan pesanmu untuk bertemu di taman kota
ini.” ucapnya dengan nafas masih belum teratur. “Tunggu! Perpisahan? Memang kau
mau pergi kemana, Ikki??” Gyn menatap Ikki dengan sangat terkejut.
“Aku
akan pergi jauh, Gyn. Ayah dan ibu akan pindah ke luar negeri dan kami
sekeluarga akan pergi sore ini juga.” jawab Ikki dengan sedih. Matanya menahan
air mata yang ingin menetes. “Mungkin kita tidak akan bertemu lagi. Gyn, meski
kita telah berpisah akankah kau tetap mengingatku?” Ikki mengangkat jari
kelingkingnya sebagai janji persahabatan.
“Kau
menyebalkan, Ikki. Mana mungkin aku melupakanmu? Kau satu-satunya teman yang
aku miliki di kota ini. Aku berjanji, aku tidak akan melupakanmu dan kita harus
bertemu suatu hari nanti, oke.” Gyn mengikatkan jari kelingkingnya pada jari
kelingking Ikki dan membuat janji untuk bertemu dengan Ikki lagi.
Ikki
semakin menjauh. Menjauh dan terus menjauh dari Gyn. Gyn mengejarnya dan
berteriak memanggil nama sahabatnya “Ikki~ Ikki~, Ikki~ Ikki~~~~~~~~~~~~~~~~~”
“Oh
Tuhan!! Kenapa dia berisik sekali. Aku benar-benar terganggu oleh teriakannya.”
dengus Kim Hyun Joong kesal. Dia terbangun dari tidurnya karena, Kyu Jong,
teman sekamarnya dan adik di SS501 mengigau dengan suara keras. “Yaakk, Kyu,
Kyu!!” serunya sambil menggoyangkan bahu Kyu Jong. “Yakk Kyu, cepat bangun! Ayo
bangun, kenapa tengah malam begini kau mengigau dengan suara keras.”
Kim
Kyu Jong terbangun dari tidurnya, dia menatap linglung hyungnya yang menatapnya
dengan kesal. Dia tidak sadar dengan apa yang terjadi dan bertanya dengan suara
parau “Hyung, bukankah ini sudah kelewat malam untuk marah-marah?” dia mencoba
duduk dan membuka kedua matanya.
“Kau
bilang apa? Gara-gara igauanmu yang berisik itu yang membuatku marah. Kau
mengigau dengan suara keras dan berteriak. Bagaimana mungkin aku tidak
terbangun, Kyu.” ujarnya kesal dengan mata yang masih mengantuk. “Kau tahu,
akhir-akhir ini kau sering sekali mengigau dan itu sangat mengganggu tidurku,
Kyu.” tambahnya lagi. “Lalu siapa itu Ikki?”
“Ikki??”
ulang Kyu Jong tercekat. “Apa tadi aku mengigau memanggil nama Ikki, Hyung??”
Kyu Jong masih dengan penyakit lamanya, tidak ingat dengan apa yang dia lakukan
saat tidur dan linglung ketika terbangun. Hyun Joong menghela nafas panjang dan
kembali merebahkan dirinya di samping Kyu Jong. “Sudahlah tidak perlu kita bahas
lagi.” jawabnya lirih. “Aku mengantuk dan kita akan terbang ke Jepang besok
pagi. Cepatlah tidur agar kita tidak bangun kesiangan.”
Kyu
Jong menatap sayu Hyun Joong dan merebahkan dirinya. Dia mencoba memejamkan
matanya. Namun, bayang-bayang seseorang selalu muncul dalam pikirannya. Kyu
Jong tidak mengerti apa penyebabnya, akhir-akhir ini dia sering mengigau
memanggil nama seseorang. Ikki, nama ini selalu terucap dalam igauannya. Siapa
Ikki? Apa hubungan Ikki dengan Kyu Jong? Apa yang sebenarnya terjadi.
****
Kyu
Jong POV
Pagi
ini langit terlihat cerah, sepertinya cuaca menyambut kami dengan suka cita.
Seperti pagi-pagi sebelumnya, semua orang yang berada di apartemen ini saling
rebut sendiri. Manajer sibuk memberi perintah pada staff, coordi noona sibuk
menyiapkan sarapan, dan Tom & Jerry sibuk berteriak membangunkan Leader
kami. Pagi ini, kami akan terbang ke Jepang untuk beberapa kegiatan, dan kami
harus sudah berada di dalam pesawat pukul 09.00 KST. Tapi melihat semua
kekacauan ini, aku tidak yakin kami tidak tertinggal penerbangan pertama.
Bagaimana tidak?? Young Saeng hyung masih sibuk di depan cermin, Hyung Joon dan
Jung Min saling membantu menjahili Leader yang masih nyenyak dalam mimpinya,
dan aku hanya dapat tersenyum geli melihat tingkah konyol semua orang.
Hyun
Joong hyung tidak pernah berubah. Kebiasaan tidurnya yang sangat sulit
dibangunkan ini menjadi tantangan bagi kami. Aku dapat mendengar dengan jelas
Hyung Joon berteriak kesal pada Leader. “Yaakk hyung, kajja cepat bangun. Hari
sudah siang, kita bisa ketinggalan pesawat pertama.” seru Junie uring-uringan.
Aku tersenyum geli melihatnya, memang membangunkan Leader kami ini bukanlah
suatu pekerjaan mudah. Kau butuh kesabaran untuk membangunkannya.
“Aigoo,
dia tidur atau koma, sih? Dari tadi aku berteriak tetap saja dia tidak bangun.”
ujar Junie kesal. Dia keluar kamarku dengan wajah jengkel dan bibir cemberut.
“Hyung, kau saja yang membangunkan dia, aku menyerah.” tambahnya pada Lee Jae
Sung, Manajer kami. Manajer hyung langsung masuk ke kamar dan membantu
membangunkan Raja Tidur kami. Aku heran semalam dia bisa terbangun karena aku
mengigau, mengapa sekarang dia tidak bangun padahal ada lima orang berteriak di
dalam kamar??
Setelah
beberapa lama bergulat dengan berbagai cara untuk membangunkan Hyun Joong
hyung, akhirnya dia terbangun. Seperti kebiasaannya, dia hanya melihat
sekeliling dan mencari ponselnya. Bukankah dia seharusnya lekas mandi,
mengingat hanya dia yang bangun kesiangan dan mandi paling lama.
“Hyun
Joongie, cepat kau mandi, dan yang lain segera makan dan benahi barang kalian.”
perintah Manajer hyung tegas. Kami segera melaksanakan perintah Manajer dan
bersiap-siap masuk ke mobil dan menuju bandara internasional di Incheon.
Penerbangan kami ke Jepang bukanlah penerbangan pertama bagi kami. Entah sudah
berapa ratus kali kami bolak-balik Korea-Jepang dalam karier kami sebagai Hallyu
Star
****
TBC

Tidak ada komentar:
Posting Komentar