widgeo.net

Minggu, 05 Januari 2014

Round Eyed-Girl



Round Eyed-Girl (part 2)
Genre             : Romance
Cast(s)            : Kim Kyu Jong and Kim Yoobin
Other(s)          : SS501 and Wonder Girls Members
Author            : Mrs. Kyuri

Kyoto, Jepang



Author POV

SS501 tiba di apartemen mereka yang telah disediakan oleh perusahaan, untuk beberapa minggu ke depan SS501 mempunyai jadwal yang padat. Terutama di saat liburan musim panas seperti sekarang ini, beberapa kota di Jepang mengadakan festival musim panas dan mereka menjadi salah satu Hallyu Star untuk beberapa konser musim panas ini.

Semua member SS501 langsung melakukan kegiatan masing-masing, Jung Min sibuk bergulat mencari makanan di lemari es, Hyun Joong tiduran di sofa panjang, Hyung Jun sibuk menyusun perlengkapan game dan Young Saeng sibuk ber-selca ria di balkon depan. Manajer Lee dating dan memberi instruksi agar mereka berkumpul dan mendengar jadwal kegiatan mereka selama di Jepang.

“Apa Kyoto?” celetuk Kyu Jong tiba-tiba. Semua orang menoleh ke arahnya dengan heran. Bertanya-tanya mengapa Kyu Jong sangat terkejut dengan kota Kyoto. “Kita juga akan mengisi hiburan di Kyoto, Hyung?” tanyanya lagi pada sang Manajer.

Manajer Lee hanya mengangguk menjawab pertanyaan Kyu Jong. “Apakah ada masalah Kyu?” Kyu Jong hanya menggeleng menjawab pertanyaan manajer.

“Memang Kyoto juga memiliki budaya festival musim panas?” sambung Hyung Jun dengan polos. 

“Hmm.. untuk kota kecil, yang kutahu Kyoto memiliki pemandangan alam yang indah.” Tambahnya lagi.

“Baiklah sekarang kalian mengerti, kita akan pergi ketiga kota di Jepang, pertama kita pergi ke festival musim panas di Tokyo, lalu lanjut ke Osaka dan terakhir kita ke Kyoto.” Jabar Manajer Lee menjelaskan kota konser musim panas SS501.

****

“Kudengar selain kita ada idol grup lain yang juga akan satu panggung dengan kita.” kata Jung Min memulai pembicaraan di ruang ganti SS501. “Mereka girlband Wonder Girls, untuk konser musim panas kita kali ini, kita akan berbagi panggung dengan mereka. Terutama untuk konser malam ini.” Jung Min duduk bergabung dengan Baby yang tengah bercanda ria dengan Coordi Noona.

“Kalau begitu konser akan semakin menarik, bukan? Kita tahu WG memiliki fanbase cukup besar di Jepang, dan aku pikir kolaborasi antara SS501 dan Wonder Girls akan menjadi penampilan yang luar biasa.” Hyung Jun tiba-tiba menimpali perkataan Jung Min. “Leader, bagaimana menurutmu?” tanyanya pada Hyun Joong yang masih di make up.

“Kalau memang dapat membuat penampilan spektakuler mengapa tidak. Kupikir WG salah satu girlband besar di Korea.” Jawab Hyun Joong sekenanya. “Ngomong-ngomong di mana Kyu, bukankah seharusnya dia bersiap-siap?” Hyun Joong baru sadar dia tidak mendenga rsuara Kyu Jong sedari tadi. Entah menghilang ke mana Kyu Jong tidak satu pun orang mengetahuinya.

“Dia tadi keluar untuk menerima telepon dari adiknya. Suasana di ruangan ini sangat berisik sehingga dia tidak dapat mendengar baik kata-kata adiknya.” Jawab Young Saeng yang sejak tadi sibuk berselca ria. Young Saeng bergabung dengan Jung Min dan Hyung Jun sambil melihat kembali hasil selcanya di ponselnya. “Apakah kita tidak dapat jatah liburan musim panas?” tanyanya dengan wajah polos seperti bayi. “Hyung, kita tidak dapat jatah liburan?” Young Saeng mengulang pertanyaan yang sama pada Hyun Joong.

“Iya benar~~ Apakah kita bisa berlibur beberapa hari saja untuk musim panas tahun ini?” Hyung Jun menyambung pertanyaan Young Saeng. “Aku ingin liburan. Sudah sejak musim semi kita tidak dapat berlibur” tambahnya dengan nada memelas.

Hyun Joong menoleh ke arah tiga adiknya, diam dan tak memberi jawaban apapun. “Apakah kalian sungguh ingin liburan?” tiba-tiba dia bertanya berusaha memastikan keinginan ketiganya dengan bijak. “Memang kalian ingin berlibur ke mana?”

“Tentu saja, Hyung” jawab Hyung Jun bersemangat. “Aku ingin berbelanja, pergi ke pantai, dan bersantai di rumah” Kata-kata Hyung Jun didukung anggukan kepala Young Saeng dan Jung Min. “Dan karena kita ada di Kyoto, jadi kita liburan di kota ini saja.”

“Hmmm,, baiklah bila kalian ingin liburan, aku akan membicarakannya dengan Jae Sung Hyung. Berdoa saja dia mau berbicara pada Boss agar kita dapat libur.” Janji Hyun Joong tersenyum tipis.

****

Yoobin POV


BRUUUKKK!!!!!!!!!

“Appoooooooooooo~~~~~” jeritku kesakitan. Aku merasakan sakit pada kaki kiriku. “Yaakk, apa yang kau lakukan? Ceroboh sekali kau ini. Lihat! Karena kecerobohanmu kakiku terluka seperti ini.” Bentakku marah. Aku benar-benar kesal bila bertemu dengan seseorang yang tidak bisa hati-hati dan ceroboh seperti orang ini. Aku memijat pergelangan kakiku yang terluka, terbentuk goresan yang cukup panjang dan terlihat darah keluar dari goresan itu.

“Oh mianhaeyo.” Terdengar suara lembut dari pria yang tadi menabrakku. Sepertinya pria inilah yang menyebabkan aku terpeleset dari anak tangga. “Are you okay, Girl” tanyanya lagi. Suaranya menunjukkan rasa bersalah dan kecemasan yang sangat jelas dapat kurasakan. Aku mengangkat kepalaku untuk melihat siapa pria yang telah menjegal kakiku hingga aku terpeleset jatuh ke beberapa anak tangga. Aku sangat terkejut melihat sosok pria yang berjongkok di hadapanku.

“Kyu Jong-ssi! Kau Kim Kyu Jong SS501, bukan?” Aku bertanya dengan rasa bersalah. Yah, tadi aku sempat membentaknya dan berbicara dengan nada kasar. “Mian,, mianhaeyo Kyu Jong-ssi! Aku…”

“Tidak! Seharusnya akulah yang meminta maaf. Aku berjalan dengan terburu-buru dan tidak berhati-hati hingga kakiku menjegal kakimu dan membuatmu terpeleset jatuh.” Ujarnya memotong kata-kataku. Dia tersenyum tulus padaku, membantuku berdiri dan memapahku ke salah satu sofa di lobi. “Yoobin-ssi, biar aku pijat kakimu. Mungkin kau keseleo juga.” Dia berjongkok di depanku dan melepas high heels-ku.

“Gashamnida, Kyu Jong-ssi!” dengan setulus hati aku berterima kasih padanya. Dia mengangkat kepalanya dan tersenyum tulus padaku. “Mianhaeyo tadi aku membentakmu.” Aku masih tidak enak hati padanya. Mendengar kata-kataku dia hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Dari matanya, aku tahu Kyu Jong-ssi tidak marah padaku. Aku mendengar bahwa sebentar lagi SS501 akan segera naik ke atas panggung dan pasti Kyu Jong-ssi sudah sangat ditunggu teman-temannya. 

“Lebih baik Anda segera menuju panggung Kyu Jong-ssi, kakiku sudah tidak terlalu sakit, lagi pula teman-temanmu pasti sudah menunggu.”

“Hmm,, baiklah maaf aku harus pergi dulu. Annyeong haseyo!” Kyu Jong membungkuk dan tersenyum sebelum pergi. Aku membalasnya dan menatapnya berlari ke arah stage. Aku tersenyum, Kyu Jong seperti yang dikatakan banyak orang tentangnya. Baik hati, ramah dan sopan.

****

“Akhirnya kita dapat beristirahat.” Hyung Jun langsung berlari keluar kamarnya dan merebahkan diri di sofa. “Penampilan kita tadi sangat spektakuler, iyakan Hyung” ucapnya pada Young Saeng yang hanya dibalas anggukan kepala oleh Young Saeng. “Tapi aku lapar tidak adakah makanan yang dapat kita makan?” Hyung Jun berjalan ke dapur dan memeriksa lemari es. “Tidak ada makanan. Aigoo perutku lapar.” Rajuknya pada Young Saeng yang telah selesai mandi.

“Kyu, bisakah kau keluar dan membeli makanan untuk kita?” Hyun Joong bertanya dengan nada memerintah. Kyu Jong menganggukkan kepala menjawab pertanyaan Leader. “Ini uangnya. Beli makanan yang enak dan porsi yang banyak.” Hyun Joong memberi beberapa lembar uang kepada Kyu Jong. Kyu Jong keluar untuk membel imakanan. Dia tersenyum menatap suasana Kyoto, kota kecil ini tidak berubah, tetap ramai dengan para wisatawan yang ingin menghabiskan musim panas mereka. 



Kyu Jong tahu Kyoto memiliki kenangan sendiri untuknya. Kota di mana dia bertemu Ikki temannya dulu. Kyu Jong menepati janjinya, dia tidak melupakan Ikki, meski sudah jarang datang ke Kyoto dan meski dia sudah lama tak bertemu Ikki. Dia bukannya tidak peduli tentang keingintahuan teman-temannya tentang Ikki, hanya saja sulit baginya menggambarkan sosok Ikki temannya itu. Kyu Jong hanya berharap suatu hari nanti dia dapat bertemu Ikki dan memperkenalkan Ikki pada SS501.

“Tolooooooooooooong~~~~~~~~~~~~~Tolong aku!!!!!!!” teriak Gyn menaiki anak tangga menghindari kejaran anjing-anjing galak di belakangnya. “Tolooooooooooong~~~~~~~~” Gyn terus berlari hingga berhasil masuk ke taman, dan tiga anjing galak itu tetap mengejarnya tanpa lelah. 

“Hush, hush, hush pergiiiiii!!!!” teriaknya menoleh ke belakang. Gyn terus berlari hingga tiba di pinggir danau buatan di tengah taman itu. Gyn mulai terpojok, dia berjalan mundur dengan langkah ketakutan. Wajahnya pucat, matanya membelalak ngeri menatap anjing-anjing lapar yang ingin menerkamnya. “Pergi, pergi!!!”

Gyn benar-benar terpojok. Dia tidak tahu harus melakukan apa, tubuhnya telah menempel dengan pohon sakura. Di sampingnya terdapat danau, sedang Gyn tidak bisa berenang dan di depannya tiga anjing lapar bersiap untuk menggigitnya. Tubuh Gyn menggigil ketakutan, dia tahu dia akan berakhir oleh gigitan anjing-anjing itu.

Duuuuukkkk!!!!!!

“Pergi kalian!!!” tiba-tiba muncul seorang gadis berambut pendek sebahu dari belakang pohon sakura melempar batu ke salah satu anjing. “Kalian anjing-anjing lapar cepat pergi.” usir gadis itu lagi dan melempar sebuah batu lagi. Satu anjing melarikan diri dan dua anjing lain bersiap menerkam gadis pemberani itu. Buuukkkkkkk, buuuukkk!!!! Dua buah batu kembali mengenai kepala kedua anjing itu dan kemudian kedua anjing itu melarikan diri ketakutan.

“Hahahahah anjing-anjing payah!” seru gadis itu dengan tawa bangga penuh kemenangan. “O-genki desuka?” tanyanya dalam bahasa Jepang sambil menoleh pada Gyn. Gadis itu menatap Gyn dan tersenyum dengan ramah.

“Tonde mo arimasen. Ari,, arigato gozaimashita.” jawab Gyn tergagap, meski dia bukan orang Jepang, Gyn lancar dalam berbahasa Jepang. “Siapa namamu?”
Gadis itu tersenyum “Ikki desu” jawabnya singkat. Gadis itu membalikkan badannya dan berjalan menjauh meninggalkan Gyn.

“Ikki~~~ Dozo yoroshiku onegaisimashu~~~~~ Arigato gozaimashita~~~” teriak Gyn keras. Ikki menoleh, tersenyum dan melambaikan tangannya pada Gyn, kemudian dia menghilang di kegelapan malam.

Kyu Jong tersenyum mengenang saat pertama mengenal Ikki. Ikki, gadis itu yang menyelamatkan Kyu Jong dari anjing-anjing lapar itu. “Arigato gozaimashita, Ikki-chan” gumamnya lirih tersenyum kembali menatap indahnya langit malam Kyoto. Kenangan itu menjadi kenangan terindah bagi Kyu Jong di kota ini.

****
TBC

Tidak ada komentar: