Round Eyed-Girl (part 2)
Genre : Romance
Cast(s) : Kim Kyu Jong and Kim Yoobin
Other(s) : SS501 and Wonder Girls Members
Author : Mrs. Kyuri
Kyoto, Jepang
Author
POV
SS501
tiba di apartemen mereka yang telah disediakan oleh perusahaan, untuk beberapa minggu
ke depan SS501 mempunyai jadwal yang padat. Terutama di saat liburan musim panas
seperti sekarang ini, beberapa kota di Jepang mengadakan festival musim panas dan
mereka menjadi salah satu Hallyu Star untuk beberapa konser musim panas ini.
Semua
member SS501 langsung melakukan kegiatan masing-masing, Jung Min sibuk bergulat
mencari makanan di lemari es, Hyun Joong tiduran di sofa panjang, Hyung Jun
sibuk menyusun perlengkapan game dan Young Saeng sibuk ber-selca ria di balkon depan.
Manajer Lee dating dan memberi instruksi agar mereka berkumpul dan mendengar jadwal
kegiatan mereka selama di Jepang.
“Apa
Kyoto?” celetuk Kyu Jong tiba-tiba. Semua orang menoleh ke arahnya dengan heran.
Bertanya-tanya mengapa Kyu Jong sangat terkejut dengan kota Kyoto. “Kita juga akan
mengisi hiburan di Kyoto, Hyung?” tanyanya lagi pada sang Manajer.
Manajer
Lee hanya mengangguk menjawab pertanyaan Kyu Jong. “Apakah ada masalah Kyu?”
Kyu Jong hanya menggeleng menjawab pertanyaan manajer.
“Memang
Kyoto juga memiliki budaya festival musim panas?” sambung Hyung Jun dengan polos.
“Hmm.. untuk kota kecil, yang kutahu Kyoto memiliki pemandangan alam yang
indah.” Tambahnya lagi.
“Baiklah
sekarang kalian mengerti, kita akan pergi ketiga kota di Jepang, pertama kita pergi
ke festival musim panas di Tokyo, lalu lanjut ke Osaka dan terakhir kita ke
Kyoto.” Jabar Manajer Lee menjelaskan kota konser musim panas SS501.
****
“Kudengar
selain kita ada idol grup lain yang juga akan satu panggung dengan kita.” kata
Jung Min memulai pembicaraan di ruang ganti SS501. “Mereka girlband Wonder
Girls, untuk konser musim panas kita kali ini, kita akan berbagi panggung dengan
mereka. Terutama untuk konser malam ini.” Jung Min duduk bergabung dengan Baby
yang tengah bercanda ria dengan Coordi Noona.
“Kalau
begitu konser akan semakin menarik, bukan? Kita tahu WG memiliki fanbase cukup besar
di Jepang, dan aku pikir kolaborasi antara SS501 dan Wonder Girls akan menjadi penampilan
yang luar biasa.” Hyung Jun tiba-tiba menimpali perkataan Jung Min. “Leader,
bagaimana menurutmu?” tanyanya pada Hyun Joong yang masih di make up.
“Kalau
memang dapat membuat penampilan spektakuler mengapa tidak. Kupikir WG salah satu
girlband besar di Korea.” Jawab Hyun Joong sekenanya. “Ngomong-ngomong di mana Kyu,
bukankah seharusnya dia bersiap-siap?” Hyun Joong baru sadar dia tidak mendenga
rsuara Kyu Jong sedari tadi. Entah menghilang ke mana Kyu Jong tidak satu pun
orang mengetahuinya.
“Dia
tadi keluar untuk menerima telepon dari adiknya. Suasana di ruangan ini sangat berisik
sehingga dia tidak dapat mendengar baik kata-kata adiknya.” Jawab Young Saeng
yang sejak tadi sibuk berselca ria. Young Saeng bergabung dengan Jung Min dan Hyung
Jun sambil melihat kembali hasil selcanya di ponselnya. “Apakah kita tidak dapat
jatah liburan musim panas?” tanyanya dengan wajah polos seperti bayi. “Hyung,
kita tidak dapat jatah liburan?” Young Saeng mengulang pertanyaan yang sama pada
Hyun Joong.
“Iya
benar~~ Apakah kita bisa berlibur beberapa hari saja untuk musim panas tahun ini?”
Hyung Jun menyambung pertanyaan Young Saeng. “Aku ingin liburan. Sudah sejak musim
semi kita tidak dapat berlibur” tambahnya dengan nada memelas.
Hyun
Joong menoleh ke arah tiga adiknya, diam dan tak memberi jawaban apapun.
“Apakah kalian sungguh ingin liburan?” tiba-tiba dia bertanya berusaha memastikan
keinginan ketiganya dengan bijak. “Memang kalian ingin berlibur ke mana?”
“Tentu
saja, Hyung” jawab Hyung Jun bersemangat. “Aku ingin berbelanja, pergi ke pantai,
dan bersantai di rumah” Kata-kata Hyung Jun didukung anggukan kepala Young
Saeng dan Jung Min. “Dan karena kita ada di Kyoto, jadi kita liburan di kota ini
saja.”
“Hmmm,,
baiklah bila kalian ingin liburan, aku akan membicarakannya dengan Jae Sung
Hyung. Berdoa saja dia mau berbicara pada Boss agar kita dapat libur.” Janji
Hyun Joong tersenyum tipis.
****
Yoobin
POV
BRUUUKKK!!!!!!!!!
“Appoooooooooooo~~~~~”
jeritku kesakitan. Aku merasakan sakit pada kaki kiriku. “Yaakk, apa yang kau lakukan?
Ceroboh sekali kau ini. Lihat! Karena kecerobohanmu kakiku terluka seperti ini.”
Bentakku marah. Aku benar-benar kesal bila bertemu dengan seseorang yang tidak bisa
hati-hati dan ceroboh seperti orang ini. Aku memijat pergelangan kakiku yang
terluka, terbentuk goresan yang cukup panjang dan terlihat darah keluar dari goresan
itu.
“Oh
mianhaeyo.” Terdengar suara lembut dari pria yang tadi menabrakku. Sepertinya pria
inilah yang menyebabkan aku terpeleset dari anak tangga. “Are you okay, Girl”
tanyanya lagi. Suaranya menunjukkan rasa bersalah dan kecemasan yang sangat jelas
dapat kurasakan. Aku mengangkat kepalaku untuk melihat siapa pria yang telah menjegal
kakiku hingga aku terpeleset jatuh ke beberapa anak tangga. Aku sangat terkejut
melihat sosok pria yang berjongkok di hadapanku.
“Kyu
Jong-ssi! Kau Kim Kyu Jong SS501, bukan?” Aku bertanya dengan rasa bersalah.
Yah, tadi aku sempat membentaknya dan berbicara dengan nada kasar. “Mian,, mianhaeyo
Kyu Jong-ssi! Aku…”
“Tidak!
Seharusnya akulah yang meminta maaf. Aku berjalan dengan terburu-buru dan tidak
berhati-hati hingga kakiku menjegal kakimu dan membuatmu terpeleset jatuh.”
Ujarnya memotong kata-kataku. Dia tersenyum tulus padaku, membantuku berdiri dan
memapahku ke salah satu sofa di lobi. “Yoobin-ssi, biar aku pijat kakimu.
Mungkin kau keseleo juga.” Dia berjongkok di depanku dan melepas high heels-ku.
“Gashamnida,
Kyu Jong-ssi!” dengan setulus hati aku berterima kasih padanya. Dia mengangkat kepalanya
dan tersenyum tulus padaku. “Mianhaeyo tadi aku membentakmu.” Aku masih tidak enak
hati padanya. Mendengar kata-kataku dia hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Dari matanya, aku tahu Kyu Jong-ssi tidak marah padaku. Aku mendengar bahwa sebentar
lagi SS501 akan segera naik ke atas panggung dan pasti Kyu Jong-ssi sudah sangat
ditunggu teman-temannya.
“Lebih baik Anda segera menuju panggung Kyu Jong-ssi,
kakiku sudah tidak terlalu sakit, lagi pula teman-temanmu pasti sudah menunggu.”
“Hmm,,
baiklah maaf aku harus pergi dulu. Annyeong haseyo!” Kyu Jong membungkuk dan tersenyum
sebelum pergi. Aku membalasnya dan menatapnya berlari ke arah stage. Aku tersenyum,
Kyu Jong seperti yang dikatakan banyak orang tentangnya. Baik hati, ramah dan sopan.
****
“Akhirnya
kita dapat beristirahat.” Hyung Jun langsung berlari keluar kamarnya dan merebahkan
diri di sofa. “Penampilan kita tadi sangat spektakuler, iyakan Hyung” ucapnya pada
Young Saeng yang hanya dibalas anggukan kepala oleh Young Saeng. “Tapi aku lapar
tidak adakah makanan yang dapat kita makan?” Hyung Jun berjalan ke dapur dan memeriksa
lemari es. “Tidak ada makanan. Aigoo perutku lapar.” Rajuknya pada Young Saeng
yang telah selesai mandi.
“Kyu,
bisakah kau keluar dan membeli makanan untuk kita?” Hyun Joong bertanya dengan
nada memerintah. Kyu Jong menganggukkan kepala menjawab pertanyaan Leader. “Ini
uangnya. Beli makanan yang enak dan porsi yang banyak.” Hyun Joong memberi beberapa
lembar uang kepada Kyu Jong. Kyu Jong keluar untuk membel imakanan. Dia tersenyum
menatap suasana Kyoto, kota kecil ini tidak berubah, tetap ramai dengan para
wisatawan yang ingin menghabiskan musim panas mereka.
Kyu
Jong tahu Kyoto memiliki kenangan sendiri untuknya. Kota di mana dia bertemu
Ikki temannya dulu. Kyu Jong menepati janjinya, dia tidak melupakan Ikki, meski
sudah jarang datang ke Kyoto dan meski dia sudah lama tak bertemu Ikki. Dia
bukannya tidak peduli tentang keingintahuan teman-temannya tentang Ikki, hanya
saja sulit baginya menggambarkan sosok Ikki temannya itu. Kyu Jong hanya
berharap suatu hari nanti dia dapat bertemu Ikki dan memperkenalkan Ikki pada
SS501.
“Tolooooooooooooong~~~~~~~~~~~~~Tolong
aku!!!!!!!” teriak Gyn menaiki anak tangga menghindari kejaran anjing-anjing
galak di belakangnya. “Tolooooooooooong~~~~~~~~” Gyn terus berlari hingga
berhasil masuk ke taman, dan tiga anjing galak itu tetap mengejarnya tanpa
lelah.
“Hush, hush, hush pergiiiiii!!!!” teriaknya menoleh ke belakang. Gyn
terus berlari hingga tiba di pinggir danau buatan di tengah taman itu. Gyn
mulai terpojok, dia berjalan mundur dengan langkah ketakutan. Wajahnya pucat,
matanya membelalak ngeri menatap anjing-anjing lapar yang ingin menerkamnya.
“Pergi, pergi!!!”
Gyn
benar-benar terpojok. Dia tidak tahu harus melakukan apa, tubuhnya telah
menempel dengan pohon sakura. Di sampingnya terdapat danau, sedang Gyn tidak
bisa berenang dan di depannya tiga anjing lapar bersiap untuk menggigitnya.
Tubuh Gyn menggigil ketakutan, dia tahu dia akan berakhir oleh gigitan
anjing-anjing itu.
Duuuuukkkk!!!!!!
“Pergi
kalian!!!” tiba-tiba muncul seorang gadis berambut pendek sebahu dari belakang
pohon sakura melempar batu ke salah satu anjing. “Kalian anjing-anjing lapar
cepat pergi.” usir gadis itu lagi dan melempar sebuah batu lagi. Satu anjing
melarikan diri dan dua anjing lain bersiap menerkam gadis pemberani itu.
Buuukkkkkkk, buuuukkk!!!! Dua buah batu kembali mengenai kepala kedua anjing
itu dan kemudian kedua anjing itu melarikan diri ketakutan.
“Hahahahah
anjing-anjing payah!” seru gadis itu dengan tawa bangga penuh kemenangan. “O-genki
desuka?” tanyanya dalam bahasa Jepang sambil menoleh pada Gyn. Gadis itu
menatap Gyn dan tersenyum dengan ramah.
“Tonde
mo arimasen. Ari,, arigato gozaimashita.” jawab Gyn tergagap, meski dia bukan
orang Jepang, Gyn lancar dalam berbahasa Jepang. “Siapa namamu?”
Gadis
itu tersenyum “Ikki desu” jawabnya singkat. Gadis itu membalikkan badannya dan
berjalan menjauh meninggalkan Gyn.
“Ikki~~~
Dozo yoroshiku onegaisimashu~~~~~ Arigato gozaimashita~~~” teriak Gyn keras.
Ikki menoleh, tersenyum dan melambaikan tangannya pada Gyn, kemudian dia menghilang
di kegelapan malam.
Kyu
Jong tersenyum mengenang saat pertama mengenal Ikki. Ikki, gadis itu yang
menyelamatkan Kyu Jong dari anjing-anjing lapar itu. “Arigato gozaimashita,
Ikki-chan” gumamnya lirih tersenyum kembali menatap indahnya langit malam Kyoto.
Kenangan itu menjadi kenangan terindah bagi Kyu Jong di kota ini.
****
TBC


Tidak ada komentar:
Posting Komentar